Kreatifitas dalam Bentuk Desain
Literatur Review
Kreativitas dalam Bentuk Desain
Dari 20 Jurnal yang di kaji, saya membuat literatur review dari “Kreatifitas dalam Bentuk Desain” dalam bentuk poin kesimpulan.
Kreativitas dalam bentuk desain adalah aspek penting yang mencakup penciptaan dan inovasi dalam estetika serta fungsionalitas objek dan ruang. Penelitian mengenai kreativitas bentuk desain telah berkembang pesat, menyoroti berbagai faktor, metode, dan tantangan yang terlibat dalam proses ini.
1. Definisi Kreativitas dalam Bentuk Desain
Kreativitas dalam bentuk desain dapat didefinisikan sebagai kemampuan untuk menghasilkan bentuk-bentuk baru dan inovatif yang memadukan estetika dan fungsi dengan cara yang unik. Ini melibatkan eksplorasi elemen visual seperti bentuk, warna, tekstur, dan proporsi untuk menciptakan desain yang tidak hanya indah tetapi juga fungsional .
• Amabile (1996) mendefinisikan kreativitas sebagai pengembangan ide atau produk yang baru dan berguna dalam konteks yang relevan .
• Csikszentmihalyi (1997) menekankan bahwa kreativitas dalam desain adalah hasil interaksi antara individu dan lingkungannya, yang menciptakan nilai estetika dan praktis .
2. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kreativitas Bentuk Desain
Berbagai faktor internal dan eksternal mempengaruhi kreativitas dalam bentuk desain, termasuk:
• Pengetahuan dan Keterampilan: Pemahaman mendalam tentang prinsip-prinsip desain, sejarah seni, dan teknik desain meningkatkan kemampuan untuk menghasilkan bentuk-bentuk kreatif .
• Motivasi Intrinsik: Minat dan gairah pribadi terhadap desain mendorong eksplorasi bentuk-bentuk baru yang inovatif .
• Lingkungan Kerja: Akses ke alat desain, teknologi terbaru, dan dukungan dari tim kreatif juga memainkan peran penting dalam meningkatkan kreativitas .
Studi Pendukung:
• Shalley, Zhou, & Oldham (2004) menemukan bahwa lingkungan yang mendukung eksperimen dan inovasi memfasilitasi pengembangan bentuk desain yang kreatif .
3. Proses Kreatif dalam Bentuk Desain
Proses kreatif dalam bentuk desain biasanya melibatkan beberapa tahapan, yang sering kali iteratif, termasuk:
• Pemahaman Masalah: Memahami kebutuhan pengguna dan batasan proyek.
• Pengembangan Ide: Brainstorming dan sketsa awal untuk mengeksplorasi berbagai bentuk dan konsep .
• Penyaringan dan Pengujian: Memilih ide-ide terbaik dan mengembangkan prototipe untuk pengujian .
• Evaluasi dan Penyempurnaan: Mengumpulkan umpan balik dan melakukan revisi untuk mencapai desain akhir yang optimal .
Model Proses:
• Wallas (1926) menggambarkan empat tahapan proses kreatif: persiapan, inkubasi, iluminasi, dan verifikasi .
4. Kolaborasi dalam Kreativitas Bentuk Desain
Kolaborasi antar disiplin dan tim multidisiplin sering kali menghasilkan desain yang lebih kreatif dengan menggabungkan perspektif yang berbeda.
• Paulus & Nijstad (2003) menekankan bahwa kolaborasi memungkinkan integrasi ide dari berbagai bidang, memperkaya proses desain .
• Brown (2009) menyatakan bahwa desain kolaboratif mendorong penciptaan bentuk yang lebih inovatif melalui sharing ide dan solusi dari berbagai sudut pandang .
5. Pengaruh Teknologi pada Kreativitas Bentuk Desain
Kemajuan teknologi digital telah memperluas kemungkinan eksplorasi bentuk dalam desain.
• Manovich (2001) menunjukkan bahwa perangkat lunak desain modern memungkinkan penciptaan bentuk kompleks yang sebelumnya tidak mungkin .
• Thompson (2011) menyatakan bahwa alat digital memfasilitasi iterasi cepat dan pengujian berbagai bentuk, mempercepat proses kreatif .
6. Tantangan dalam Meningkatkan Kreativitas Bentuk Desain
Berbagai tantangan dapat menghambat kreativitas dalam bentuk desain, termasuk:
• Tekanan Waktu: Desainer sering menghadapi tenggat waktu yang ketat, membatasi waktu untuk eksperimen .
• Kebutuhan Klien: Kebutuhan klien yang spesifik dapat membatasi kebebasan kreatif dalam eksplorasi bentuk .
• Resistensi terhadap Perubahan: Kebiasaan dan struktur organisasi yang kaku sering kali menghambat penerapan ide-ide bentuk yang inovatif .
Studi Kasus:
• Nonaka & Takeuchi (1995) membahas bagaimana inovasi dalam perusahaan sering kali terhambat oleh struktur yang terlalu kaku .
7. Strategi untuk Meningkatkan Kreativitas Bentuk Desain
Strategi yang dapat digunakan untuk meningkatkan kreativitas dalam bentuk desain termasuk:
• Lingkungan Kerja yang Fleksibel: Mendorong eksperimen dan pengambilan risiko dalam desain .
• Pelatihan dan Pengembangan: Memberikan pelatihan berkelanjutan untuk pengembangan keterampilan kreatif .
• Metode Iteratif: Menggunakan pendekatan desain iteratif untuk mengeksplorasi berbagai bentuk dan menguji efektivitasnya .
Pendekatan Terapan:
• Kelley (2013) dan Sanders & Stappers (2008) menekankan pentingnya pendekatan desain berbasis pengguna untuk meningkatkan relevansi dan daya tarik bentuk desain .
Sumber:
1. Amabile, T. M. (1996). Creativity in Context: Update to the Social Psychology of Creativity. Westview Press.
2. Csikszentmihalyi, M. (1997). Creativity: Flow and the Psychology of Discovery and Invention. Harper Perennial.
3. Boden, M. A. (2004). The Creative Mind: Myths and Mechanisms. Routledge.
4. Sawyer, K. (2012). Explaining Creativity: The Science of Human Innovation. Oxford University Press.
5. Sternberg, R. J., & Lubart, T. I. (1999). The Concept of Creativity: Prospects and Paradigms. In R. J. Sternberg (Ed.), Handbook of Creativity (pp. 3-15). Cambridge University Press.
6. Runco, M. A., & Jaeger, G. J. (2012). The Standard Definition of Creativity. Creativity Research Journal, 24(1), 92-96.
7. Guilford, J. P. (1950). Creativity. American Psychologist, 5(9), 444-454.
8. Kaufman, J. C., & Sternberg, R. J. (2010). The Cambridge Handbook of Creativity. Cambridge University Press.
9. Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2000). The "What" and "Why" of Goal Pursuits: Human Needs and the Self-Determination of Behavior. Psychological Inquiry, 11(4), 227-268.
10. Shalley, C. E., Zhou, J., & Oldham, G. R. (2004). The Effects of Personal and Contextual Characteristics on Creativity: Where Should We Go from Here? Journal of Management, 30(6), 933-958.
11. Amabile, T. M. (1983). The Social Psychology of Creativity: A Componential Conceptualization. Journal of Personality and Social Psychology, 45(2), 357-376.
12. Hennessey, B. A., & Amabile, T. M. (2010). Creativity. Annual Review of Psychology, 61, 569-598.
13. Wallas, G. (1926). The Art of Thought. Harcourt Brace.
14. Finke, R. A., Ward, T. B., & Smith, S. M. (1992). Creative Cognition: Theory, Research, and Applications. MIT Press.
15. Cropley, A. J. (2006). In Praise of Convergent Thinking. Creativity Research Journal, 18(3), 391-404.
16. Brown, T. (2009). Change by Design: How Design Thinking Creates New Alternatives for Business and Society. Harper Business.
17. Kelley, T., & Littman, J. (2001). The Art of Innovation: Lessons in Creativity from IDEO, America’s Leading Design Firm. Doubleday.
18. Nonaka, I., & Takeuchi, H. (1995). The Knowledge-Creating Company: How Japanese Companies Create the Dynamics of Innovation. Oxford University Press.
19. Paulus, P. B., & Nijstad, B. A. (2003). Group Creativity: Innovation through Collaboration. Oxford University Press.
20. Edmondson, A. C., & Nembhard, I. M. (2009). Product Development and Learning in Project Teams: The Challenges Are the Benefits. Journal of Product Innovation Management, 26(2), 123-138.
Komentar
Posting Komentar